BPD Manubelon Dorong Transparansi, Publikasi RAB APBDes di Ruang Publik

Berita Desa107 Dilihat

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, mengambil langkah transparan dengan menempelkan detail Rencana Anggaran Biaya (RAB) Tahun Anggaran 2025 pada papan informasi di Kantor Desa Manubelon. Inisiatif ini mulai dilakukan sejak akhir September 2025 sebagai bentuk komitmen BPD dalam mendorong keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Ketua BPD Desa Manubelon, Jitro Y. Lelan, S.Pd.,Gr., memimpin langsung kegiatan penempelan lembaran dokumen RAB pada Selasa (30/09/2025). Dokumen tersebut memuat rincian rencana belanja untuk kegiatan fisik maupun nonfisik tahun anggaran 2025 yang telah disepakati melalui musyawarah desa.

Ketua BPD Desa Manubelon, Jitro Y. Lelan, S.Pd.,Gr. sementara menempelkan detail RAB kegiatan fisik dan nonfisik yang dibiayai APBDes Manubelon Tahun Anggaran 2025 di papan informasi Desa Manubelon.

“Kami bersama teman-teman BPD berinisiatif menempel RAB agar semua masyarakat tahu persis kegiatan apa saja yang direncanakan dan bagaimana anggarannya. Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan,” ujar Lelan kepada media.

Selain itu, Lelan juga mendorong Pemerintah Desa Manubelon agar menyiapkan dokumen RAB APBDes dalam bentuk digital (PDF) untuk kemudian dipublikasikan melalui website desa. Menurutnya, langkah ini penting agar masyarakat semakin mudah mengakses informasi.

Jitro Y. Lelan, S.Pd.,Gr.

“Semua masyarakat Desa Manubelon harus dimudahkan untuk memperoleh informasi terkait RAB Tahun Anggaran 2025. Bukan hanya lewat papan informasi, tapi juga bisa diakses secara online,” tegasnya.

Lelan menambahkan, keterbukaan informasi ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan desa. Ia menilai, publikasi RAB akan membantu mencegah praktik kerja asal-asalan yang berujung pada hasil pembangunan yang mubazir.

“Dengan adanya transparansi ini, kami berharap masyarakat dan seluruh stakeholder di Desa Manubelon mendukung penuh program pembangunan. Tujuannya agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat, dirasakan, dan dinikmati masyarakat desa.” tegas Lelan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *